Traveloka Dulu E!

1 month ago Blog53

IMG-20171018-WA0052

Tinggal jauh dari kota, seringkali membuat rindu suasana perkotaan. Perjalanan 7 hingga 8 jam dari Toraja ke kota Makassar dengan rela ditempuh hanya demi memuaskan hasrat ngota. Coto Makassar, Es Pisang Ijo, Mie Pangsit, Jalangkote’ sampai bulatan tepung yang besar alias pizza, terbayang selama perjalanan. Ah, dasar gembul, makanan serta jajanan sudah jadi prioritas utama aja kalau bertandang ke kota Daeng. Hahaha! Tak apa kan ya untuk sesekali bermanja-manja dengan waktu, apalagi saya dan suami sama-sama bekerja, waktu untuk escape dari rutinitas terkadang sangat diperlukan. Walau berada di daerah yang merupakan salah satu destinasi di Indonesia, bukan berarti setiap hari adalah liburan. Pekerjaan kami saat ini cukup menguras waktu dan tenaga, sampai keluar rumah pun jarang-jarang.

Ketika memutuskan untuk bepergian sementara waktu, urusan tempat tinggal menjadi salah satu hal penting agar liburan terasa benar-benar seperti liburan. Seringkali kami pun memutuskan untuk berleyeh-leyeh di hotel. Pertama, tentu saja karna kenyamanan yang ditawarkan. Kedua, kami, terutama saya nih, tidak mau diribetin dengan urusan beberes, maunya sih semua ada yang ngerjain, termasuk rapikan kamar tidur. Hehe. Namanya juga sedang bersantai, masak masih harus cuci-cuci dan membersihkan sih? Setiap hari udah megang sapu, kain pel dan sebangsanya, mau juga dong ada yang gantiin bersih-bersihnya.

IMG-20171018-WA0050 Ditambah lagi kita nggak punya waktu libur yang panjang, jadi sebisa mungkin memanfaatkan waktu santai itu dengan sebaik-baiknya. Pulang liburan sudah ngejoss lagi buat kerjain semuanya, termasuk hal beberes itu tadi, hahaha! Dalam hal bepergian, kita juga lebih suka mempersiapkan semuanya jauh-jauh hari. Jadi segala tetek bengek sudah harus beres sebelum hari keberangkatan.  Nggak mau rempong pokoknya.

So,thank God for internet! Hidup itu terasa lebih mudah, apa-apa lewat online. Apalagi tinggal di Toraja, bisa mengakses internet itu sebuah anugerah tak ternilai! Untung saja, pemasangan internet cukup mudah untuk daerah tempat tinggal kami. Ikut nimbrung ketika ada yang geger soal “Pengabdi Setan” bisa dong. Jadi, kalau tiba-tiba ada pemadaman lampu, ugh, merana rasanya. Internet tuh udah jadi seperti satu-satunya cara untuk bisa mengetahui dunia luar dari sini.   

Nah, ketika mencari tempat tinggal saat bepergian pun, kita juga mengandalkan situs booking online. Traveloka dulu e! Selain penggunaannya mudah, booking-nya nggak pake lama, nggak pake ribet. Suka lah dengan situs ini. Kita juga bisa baca review hotelnya dari tripadvisor, tanpa membuka halaman browser yang baru. Gampang. Memilih hotelnya jadi lebih mudah, apalagi kami ini suka berpetualang dari hotel satu ke hotel yang lain. Biasanya kami memilih hotel dengan ulasan terbaik, paling tidak punya gambaran soal baik buruknya. Nggak mau menyesal belakangan, hehe. Teringat waktu lagi berbulan madu di Bali, tiba-tiba airnya mati di pagi hari. Alamak! Yah, dapat hal yang kurang menyenangkan begini terkadang memang tidak bisa dielakkan sih ya, tapi paling tidak sejak awal sebisa mungkin meminimalisasi hal-hal yang bisa merusak liburan. Udah waktu santainya pendek, masih harus bergalau ria. Nggak asyik!

Selain tampilannya yang user friendly, harga yang terpampang juga udah harga final, termasuk pajak 21%. Benar-benar no transaction fee, no hidden charges. Asiknya lagi nih, ada informasi tentang tempat-tempat yang bisa dituju, yang dekat dengan hotel, misal: mall atau tempat makan yang hits. Langsung deh kebayang pallubasa serigala, eh bukan terbuat dari daging serigala ya, dinamain gini karna tempat makannya nongkrong di jln. serigala, hahaha!

Soal makan pagi juga penting untuk diperhatikan nih, apa hotelnya udah termasuk  breakfast atau belum. Paling mudah ya pastinya dengan sarapan, karna selain nggak bisa nahan cacing kelaparan sampai siang, ditambah udah bayar hotel, masak masih harus bangun pagi nyari sarapan? Hehe. Walau ada batasan waktu sarapan juga sih di hotel, tapi nggak perlu lagi pusing mau ngisi perut di mana, ya kan? Di situs ini juga udah jelas kok memberikan keterangan kamar mana yang include breakfast dan mana yang without breakfast. Lengkap!

Pilihan pembayaran di situs Traveloka  juga banyak, mulai dari credit card, ATM, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, Mandiri Debit hingga pembayaran via Indomart atau Alfamart loh! Tapi jangan booking hotel tengah malam trus mau bayar lewat minimart ya, nggak bisa, hehe.  Nggak perlu khawatir juga soal keamanan bertransaksinya jika pembayaran yang dipilih menggunakan kartu kredit. Traveloka menggunakan teknologi Secure Socket Layer dari RapidSSL (Verisign Group). Jadi, teknologi yang digunakan mampu mengurangi resiko informasi yang sifatnya sensitif, misalnya nih nomor kartu kredit, alamat email, dan lain sebagainya dari hacker. Saat bertransaksi online menggunakan kartu kredit, memastikan website aman itu sangat penting. Kartu kredit saya terpaksa pernah harus diblokir karena ada tagihan yang tidak jelas sebesar Rp.500.000, gegara daftar aplikasi yang tidak pernah saya pakai. Ngurus pembukaan blokiran kartu pun harus nunggu, apalagi jika lewat dari 6 bulan. Makanya harus hati-hati juga ya kalau bertransaksi online.  Kita juga nggak perlu nunggu waktu lama setelah melakukan pembayaran, konfirmasi pembayaran dan voucher hotel  bakal langsung masuk ke email dalam waktu maksimal 60 menit.  

Salah satu hal yang saya sukai juga dari Traveloka adalah nggak perlu khawatir kalau tiba-tiba ada masalah saat check-in di hotel. Apalagi saya ini tipe orang yang gampang kelabakan, tapi untungnya sih suami masih bisa mengontrol situasi dengan lebih tenang kalau ada masalah, hehe. Tapi, kalau nggak ada suami kan bisa berabe juga. So, dengan adanya fitur stay guarantee  dari aplikasi Traveloka, nggak perlu khawatir berlebihan lagi. Traveloka jamin kita bakal segera dapat bantuan. Belum pernah gagal check-in sih, cuman pernah ngelihat video Traveloka tentang fitur ini. Lihat penggunaannya juga nggak sulit, tinggal masuk ke aplikasinya, klik pesanan, trus milih jenis masalahnya apa, ceritain dikit situasinya lalu isi data diri, tinggal verifikasi, nunggu deh, bantuan segera tiba! Mungkin mirip karakter batman kali yak, Gotham needs you! Langsung deh cuss!

Kiat ber-traveloka terakhir yang juga nggak kalah penting untuk diingat dan jangan sampai dilewatkan adalah promo! Hehe. Kan lumayan banget kalau dapat potongan sampai Rp.150.000, apalagi tipe ibu komplek macam saya ini suka banget sama namanya diskonan! Berpantang melewatkan promo! Hidup promo!


Catatan:

Penambahan huruf E pada kalimat adalah salah satu gaya bicara khas orang Toraja. E sangat khas diucapkan oleh orang Toraja dan penekanannya cukup tegas. E pun juga berada di awal kalimat orang Toraja, seperti dalam lagu To Manglaa:

E sangmane-maneku To manglaa

Pa lu mai tu panglaa mu

Ta rampanan ni tu panglaa ta

Inde’ lu to’ riu kamban

 Artinya :

Wahai kawan sesama gembala

Halau ternakmu mendekat ke sini

Kita lepaskan ternak kita

Di padang rumput ini

 

admin

I’m just me and I accept all of my quirks. An amateur. I like to sing and when it comes to music, I’ll dance to anything with a good beat. A cinephile. I have herpetophobia. I would scream and run out of the room when I saw a gecko, rat or frog.